Belajar Investasi Saham dari Warren Buffett

October 25, 2013

Pelajaran hari ini sangat menarik karena kita akan belajar investasi saham dari Waren Buffett, yang sering dianggap investor terbesar di dunia. Siapakah yang tidak kenal dengan nama Warren Buffett? Beliau adalah investor paling terkenal di dunia yang  secara konsisten sudah menghasilkan sukses selama puluhan tahun di dunia usaha dan investasi hingga saat ini. Sebelum kita membahas mengenai teknik-teknik yang digunakan beliau dalam investasinya, mari kita mengenal sedikit lebih banyak mengenai pakar investasi ini.

warren buffettWarren memulai perjalanannya dalam dunia usaha dan investasi pada tahun 1956. Dengan modal sebesar $100k saat itu, dia memulai usaha kerjasama dengan seorang partner yang berjalan selama 13 tahun. Selama 13 tahun rata-rata kenaikan penghasilan yang dihasilkan perusahaan tersebut ialah sebesar 29% per tahun.  Pada tahun 1969 Warren mengakhiri kerjasama dengan partnernya, dan mengambil alih perusahaan tekstil yang bernama Berkshire Hathaway. Perusahaan inilah yang hingga saat ini menjadi holding company dari berbagai perusahaan yang dimiliki oleh Warren Buffett.

Buffett juga membeli beberapa perusahaan asuransi, yang merupakan salah satu kunci kesuksesannya. Mengapa? Karena perusahaan asuransi memberikan arus kas yang besar dan lancar yang bisa digunakan terus menerus, sampai terjadi klaim asuransi. Waren menggunakan sebagian besar dari arus kas yang berasal dari premi asuransi ini  – terkadang hingga lebih dari 95% – dan menginvestasikannya pada dunia saham. Karena beliau jeli dalam memilih saham yang dia beli, didukung oleh arus kas yang kuat, Berkshire dan Warren menjadi semakin kaya dan semakin sukses tahun demi tahun demi tahun. Saat ini aset kekayaan Warren Buffett adalah kurang lebih sebesar 53 milyar dolar, atau kira-kira sebesar 530 triliun rupiah, dan dia adalah salah satu dari 10 orang terkaya di dunia saat ini.

Mungkin kita tidak seberuntung Warren Buffett yang dibekali modal yang sangat besar dalam memulai bisnisnya, atau arus kas yang sangat besar dalam memulai investasi saham. Tetapi ada strategi dan teknik investasi saham yang bisa kita pelajari dari beliau. Jangan lupa, saat Warren memulai investasinya pertama kali, belum ada Internet dan program-program canggih yang bisa menampilkan grafik untuk membentu kita melakukan analisa fundamental maupun analisa teknikal. Lalu bagaimana cara beliau dalam memilih saham perusahaan mana yang akan dia beli?

Pelajaran pertama yang bisa kita ambil adalah, jangan mendasarkan keputusan membeli dari pergerakan harga pasar. Investor-investor yang sudah benar-benar ahli tahu betul akan hal ini. Naik turunnya harga saham ditentukan oleh pasar dan tidak mencerminkan nilai sesungguhnya dari suatu perusahaan. Terkadang harga naik dan orang berbondong-bondong membeli, atau terkadang harga turun dan orang berbondong-bondong menjual. Tapi investor yang benar-benar handal tahu betul mengenai kualitas perusahaan yang akan dibeli dan tidak terlalu kuatir akan fluktuasi harga saham tersebut di pasar saham.

coca colaPelajaran yang kedua, belilah saham dari perusahaan yang berkualitas yang dijual dengan harga murah. Ini adalah salah satu tips investasi yang sering diajarkan oleh Warren Buffett. Jangan terlalu kuatir dengan pergerakan harga saham tersebut di pasar saham. Salah satu contoh klasik dari kesuksesan Warren Buffett menjalankan prinsip ini, adalah ketika harga saham GEICO turun dari $60 menjadi $2. Perusahaan tersebut hampir bangkrut tetapi Buffett malah membeli sahamnya dan terbukti menghasilkan kesuksesan besar. Contoh lainnya adalah Coca-Cola. Banyak orang merasa Coca-Cola adalah perusahaan yang sukses dan karena itu harga sahamnya sudah terlalu tinggi.  Harga saham Coca Cola sudah meroket lebih dari lima ratus kali lipat mulai dari tahun 1982 hingga tahun 1988. Tetapi Warren Buffett malah baru menginvestasikan uangnya sebesar lebih dari satu milayr dolar untuk membeli saham Coca Cola pada tahun 1988. Terbukti langkah tersebut membawa sukses dan harga saham Coca Cola naik sebanyak lima kali lipat dalam waktu enam tahun sejak dari 1988.

Tentu saja pertanyaan berikutnya, bagaimana caranya kita tahu bahwa suatu perusahan adalah perusahaan yang berkualitas? Warren memberikan tiga petunjuk:

  1. Manajemen perusahaan harus jujur dan mengutamakan kepentingan pemegang sahamnya.
  2. Perusahaan harus menghasilkan uang lebih banyak daripada yang dibutuhkan untuk kelangsungan hidup perusahaan tersebut, dan mengalokasikan kelebihan uang dengan bijaksana.
  3. Perusahaan harus memiliki profit margin yang tinggi.

Buffett juga mempercayai dan mempraktekkan prinsip portfolio yang fokus. Ini karena Buffett memilih untuk membeli bisnis dan bukannya menjualbelikan saham. Banyak orang yang menganjurkan untuk membeli saham-saham pilihan sebanyak mungkin dan sebagian menang sebagian lagi kalah, namun berusaha untuk membuat angka kemenangan lebih tinggi daripada angka kekalahan. Buffett tidak berinvestasi dengan cara ini. Beliau memilih untuk fokus pada saham beberapa perusahaan saja yang dia percaya akan menjadi sukses.

beli bisnis bukan saham

 

Inti dari palajaran hari ini yang bisa kita petik dari prinsip investasi Warren Buffett adalah, berinvestasilah pada bisnis dan bukan pada harga saham. Carilah perusahaan atau bisnis yang berkualitas dan sahamnya masih dijual dengan harga rendah. Ini merupakan gabungan antara strategi value investing dan growth investing yang baru kita bahas beberapa hari yang lalu. Jika Anda sudah menemukannya, investasikan uang Anda dan jangan terlalu kuatir dengan pergerakan harga saham sementara perusahaan terebut di pasar saham.

Terakhir, konsentrasikan portfolio Anda pada beberapa saja saham pilihan. Memiliki beberapa saja saham pilihan adalah jauh lebih baik daripada menginvestasikan uang Anda pada banyak saham perusahaan-perusahaan yang bahkan mungkin Anda tidak kenal. Buffett berkata, belilah saham seolah-olah Anda akan membeli sebuah bisnis atau perusahaan yang akan menjadi sumber penghasilan Anda. Akankah Anda membeli sebuah bisnis atau perusahaan jika Anda tidak betul-betul yakin akan kualitasnya?

Kami harapkan pelajaran investasi saham dari Warren Buffett ini bermanfaat bagi Anda dan akan bisa memberikan Anda lebih banyak kesuksesan dalam bidang usaha investasi Anda.

 


Mari Berdiskusi

one × four =